Tampilkan postingan dengan label Mistis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mistis. Tampilkan semua postingan

NENEK KERUDUNG MERAH 1 & 2

Cerita 1 NENEK KERUDUNG MERAH
Kejadian ini terjadi sekitar tahun 2003 atau 2004. saat itu gue masih SMP kelas 3. gue & beberapa teman2 kelas berencana membuat event Barbeque di rumah salah satu rekan gue bernama MS (rumah MS dipilih karena cukup luas halamannya) di daerah Utan Jati, Kalideres. gue lupa dalam rangka apa acara itu, cuma peminatnya cukup banyak buat gue. sekitar ada 12-13 orang saat itu. Oke singkat cerita, acara itu dilaksanakan hari sabtu malam, alias malem minggu. kita start sekitar jam 7an malam, dan selesai jam 10-11an. acara selesai kita segera beres2 dan saat itu hanya tersisa gue, temen gue si MS (tuan rumah) & DB (sohib gue paling deket). 

selesai beres2, kita gak langsung pulang sob. kita ngobrol2 ngalor ngidul sambil ngemil sisa makanan & minuman di dalem sedan milik temen gue si DB.

Jadi gini, rumah si MS ini seberangnya adalah lahan kosong, ada semak2, lapansob kosong & beberapa pohon besar. mobil si DB di parkir di depan lahan kosong itu. bukan di depan rumah MS. padahal MS uda bilang pindahin aja ke depan rumahnya, soalnya agak horor kalo ngobrol di depan lahan kosong. tapi si DB ngeles, pake acara bilang "Setan mah takut sama gua" dan dia ogah mindahin mobilnya. ...

kita ngobrol dari sekitar jam 12an, menjelang jam 2 karena nyamuk2 menjengkelkan Akhirnya pintu mobil ditutup & AC dinyalakan. Maklum si DB ini anak komplek, jd gak tahan sama nyamuk.

di dalem mobil si DB lg curhat sambil mewek soal ceweknya. gue & MS sbg sohib menjadi pendengar setia mau ga mau. posisi duduk gue di kursi penumpang depan, sdgkan MS & DB dikursi belakang. jd kursi sopir kosong sob.

sampai di suatu moment, saat itu kaca depan cukup berembun. si DB tiba2 minta tolong untuk mengelap embun di kaca depan, karena dia melihat sesosok yang memakai pakaian gueh. samar-samar gue & MS juga melihat orang sedang jongkok di tengah Jalan raya densob pakaian hitam gelap & seperti mengenakan krudung merah dibalik kaca yg berembun tersebut. jarak kurang lebih sekitar 100-200 meter dari jarak pandang kita sob. ketika gue mengelap kaca depan densob Tisu, kita sudah TIDAK MENEMUKAN sosok tersebut di tengah jalan. gue nanya "kok orangnya uda ga ada ya?" selang beberapa detik si DB teriak "hiihh apaan sih itu orang??"

ternyata orang itu seorang nenek2 sob,berdirinya bongkok, bawa bungkusan kain putih (terlihat kainnya usang dan kotor ada noda2 coklat kemerahan) di panggul di bahu-punggungnya, pakaiannya hitam pekat dan pakai kerudung merah. dia berdiri tepat di Sisi kiri mobil tempat kita berada sob, dan yang gue lihat matanya gaann.. ga ada bola matanya, dan matanya berwarna hitam semua!! gue sempet lihat dia senyum lebar sob, dan itu sereemm horooorr abis sob!! gue & sohib2 cuma bisa teriak2 kagak jelas, sampe akhirnya si nenek berjubah hitam berkerudung merah itu ilang sob. singkat cerita kita bertiga kabur masuk ke rumah si MS.

Cerita 2 Lanjutan NENEK KERUDUNG MERAH 2
Setelah kejadian hari sabtu itu, gue agak parno sob. apalagi kalo menjelang malam atau selepas maghrib, gue seakan kaya diikutin satu sosok yang gue gak tau siapa dia. gue nanya sama si DB & MS, mereka ada rasa parno tapi biasa aja. malahan mereka bilang itu pengalaman yg mungkin gak akan mereka lupain. tapi buat gue hal ini bukan sekedar pengalaman, tapi sudah menjadi layaknya teror. gue bingung karena gue gak merasa menantang atau mengejek mahkluk itu. 

oh ya gue seorang nasrani sob, dan menurut gue, gue cukup rohani dan cukup aktif dalam ibadah & berdoa. tapi ternyata itu belum cukup untuk mengusir teror yg melanda gue. kerap beberapa kali gue harus kelabakan bingung mencari HP gue yg "diumpetin", salah satunya saat hp gue menghilang dengan sendirinya, setelah di miscal pake hp mama gue, ditemukan di loteng kamar mandi (Jelas Tidak Masuk akal). begitupun tas sekolah gue, jelas2 malamnya gue uda beresin buku & ngerjain tugas, dan pagi2nya gue tidak menemukan tas gue di rumah. dan ente tau sob dimana tas gue berada? di SEKOLAH gue, di kelas gue sob!! tepatnya di Bangku biasa gue duduk!! gue cuma bisa nyimpen hal ini di hati gue, tapi bagusnya gue jd makin berharap sama Tuhan sob.

oke singkat cerita, saat itu sekitar 2 minggu setelah teror Nenek Kerudung Merah di rumah MS. kejadiannya gue harus ditinggal semalaman suntuk sama mama & adik gue yang ikut ibadah doa semalam suntuk di Gereja gue. gue sebenarnya pengen ikut, cm karena besok masih hari sekolah, gue memberanikan diri di rumah aja.

gue malem itu serasa gak bisa tidur, merem sejenak, berasa kaya ada orang lalu lalang di kamar gue. nah gue biasa tidur densob posisi kepala gue arah selatan (tembok) dan sebelah kanan kepala gue (timur) itu radio, dan dibawah kaki gue (utara) itu Meja belajar yg bagian bawahnya ada lemari 2 pintu yg terkunci.

nah kali ini, karena ga bisa tidur, gue ubah posisi. jadi kepala gue dekat lemari belajar. ketika gue mulai memejamkan mata, gue dikagetin suara ketok2 dari dalam lemari itu. padahal lemari itu penuh sob. diisi buku2 gue dari tahun pelajaran sebelum2nya. dan dibuka terakhir tahun lalu saat masukin buku2. Tiba2 Radio gue menyala dgn sendirinya. Radio jadul sob, kagak pake remot kagak pake timer, tapi bs nyala sendiri. gue coba atur napas, dan berusaha membuat diri gue pingsan, alias tidur. tapi ga bisa sob, karena tiba2 pintu rumah gue ada yg ngetuk. gue kira mama gue yg pulang cepet, ternyata gak ada orang setelah gue buka pintu. gue celinguk2 daaaannnn... ente tau sob apa yg gue liat, sosok yg selama ini ada dlm bayang2 gue.. tepat di sebelah Timur Laut gue atau arah jam dua gue, Di atas genteng rumah tetangga gue , jarak sekitar 50 meter, sosok itu lagi berdiri sob..

sekali lagi gue jelaskan, seorang nenek berkerudung merah, berjubah hitam, bungkuk, membawa buntalan kain putih bernoda kecoklatan, bermata hitam tanpa bola mata dan TERSENYUM!!!

gue banting pintu rumah, gue kunci dan gue cuma bs nangis ketakutan di kamar sembari berdoa. gue minta pertolonsob dan belas kasihan Tuhan turun buat gue.

dan, untungnya gue bisa tidur setelah itu. lumayan terlelap sampe gue ngedenger ada suara kucekan baju di kamar mandi. ohh mama gue uda pulang sob, dan lagi nyuci baju. kebiasaan mama gue memang suka nyuci baju subuh-subuh jam 5. eiittss, gue liat kok masih jam 2, dan kalo mama gue uda pulang, harusnya adik gue tidur disamping gue. tp dia ga ada. gue panggil mama gue, "maa.. mama uda pulang ya? Kris mana ma?" tapi ga ada jawaban. akhirnya gue beraniin diri ke kamar mandi. oh ya kamar gue ini sebelahan sm kamar mandi, jadi gue bisa denger jelas suara mama gue ngucek2 baju.

gue keluar dan gue jalan ke arah kamar mandi daaannn..

gue melihat sesosok berjubah hitam dan BERKERUDUNG MERAH sedang membungkuk, seakan memposisikan diri sedang mencuci pakaian.. dan reaksi gue?? gue kabur, keluarin motor dan Buru2 ke Gereja..!!! 
cerita hantu nenek kerudung merah
sumber gambar : google
sumber cerita : https://beruang-kayang.blogspot.co.id/2018/05/nenek-kerudung-merah-1-2.html

Menguak Misteri Mantra Sihir ABRACADABRA

 Kalian pasti sering mendengar seorang pesulap mengucapkan mantra "Abracadabra" ketika melakukan aksinya. Kalimat tersebut seolah sangat ampuh. Tapi apakah anda mengetahui misteri apa dan darimanakah kalimat mantra "Abracadabra"  itu berasal?

 Ada sejumlah teori yang menceritakan asal muasal dari mantra misterius Abracadabra itu, sebagian meyakini bahwa kalimat "Abracadabra" itu berasal dari para penyembah berhala ataupun parapenyembah setan sehingga harus dihindari pengucapannya. Memang sulit sekali dibuktikan dan diperdebatkan karena tak ada bukti otentik asal kata misteri ini.

  Pendapat lain meyakini Abracadabra berasal dari kata Ibrani yang memiliki arti " ayah , anak , dan roh kudus " (ab , ben , dan ruach hakodesh). Terdengar sangat trinitas? Mungkin. Tapi banyak pula yang meyakini kata tersebut tidak mewakili kekristenan. Karenanya ada pula yang mengaitkan dengan bahasa Aram "Avra kadavra".

 Nah, bagi penggemar buku/film Harry Potter tentu ingat kata yang mirip dan sering digunakan yakni  "Avada Kedavra". Menurut sang penulis JK Rowling, mantra itu berarti "Biarkan sesuatu dihancurkan."

Sesuai arti menghancurkan yang disebut Rowling, tampaknya kata tersebut ada kaitannya dengan makna asli; menghancurkan penyakit. Catatan tertua penggunaan Abracadabra ditemukan milik Serenus Sammonicus, orang bijak di masa Roma kuno yang mencatat:

 "Ada sebuah penyakit yang disebut hemitriateos dan sangat mematikan. Cara menyembuhkannya hanya dengan cara menulis pada perkamen kata 'Abracadabra'. Caranya menulis baris demi baris. Pada setiap baris berikutnya hilangkan huruf terakhirnya hingga tinggal tersisa huruf 'A'. Lalu gantungkan pada leher. Banyak orang bilang kalau ditambah lemak singa bakal lebih efektif."

  Dari catatan  Sammonicus ini berarti mantra Abracadabra telah digunakan jauh sejak imperium Yunani. Sehingga muncullah teori lain menyebut kata ini berasal dari "abraxas" yakni numerologi Yunani sebagai penambah hari agar dalam setahun lengkap menjadi 365 hari. Kata ''abraxas" menjadi penyempurna, dan mungkin akhirnya digunakan sebagai bagian dari mantra penyembuh penyakit.

   Penggunaan jimat "Abracadabra" pada leher tampaknya tetap dipercaya turun-temurun oleh sebagian orang hingga abad pertengahan. Misalnya di tahun 1500-an Eva Rimmington Taylor menulis The Troublesome Voyage of Capt. Edward Fenton yang berbunyi: "Banester sayth yt menyembuhkan 200 orang dalam satu tahun dari malaria dengan menggantung jimat Abracadabra pada leher mereka."

    Lalu di tahun 1722, Daniel Defoe menulis Journal of  Plague Year bahwa hingga abad 18 masih banyak orang percaya pada kekuatan jimat "Abracadabra."

   Entah bagaimana kata misterius itu hilang dengan sendirinya memasuki abad 19 dan mantra misterius tersebut malah kemudian populer di kalangan pesulap. percaya taau tidak, semua terserah pada anda
Menguak Misteri Mantra Sihir ABRACADABRA
Sumber: Google

Tanda Rumah yang Terkena Gangguan Jin

Pada sebagian kasus gangguan jin, sakit, keharmonisan rmh tangga bahkan hingga usaha, bersumber di rumah. Artinya sumber gangguan tsb ada di rumah. Hal ini yang menyebabkan saat kita ruqyah di tempat peruqyah, tidak membawa hasil maksimal. Kenapa sumber gangguan ada di rmh? adakah isyarat dalam pernyataan Nabi?

Mari simak hadits ini

    عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « الشُّؤْمُ فِى الدَّارِ وَالْمَرْأَةِ وَالْفَرَسِ ».

    Dari Abdulloh bin Umar berkata: “Saya mendengar Nabi shallalllahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Kesialan itu dalam tiga perkara: kuda, wanita, dan *rumah*.’”[ HR. Bukhori: 2858 dan Muslim: 2225]

Dalam hadits ini, Nabi meng-isyaratkan bahwa diantara sumber masalah adalah rumah kita.

 Apakah ini bukan pemahaman klenik? Tidak!!

Pendapat yang kuat adalah yang merinci bahwa kesialan itu ada dua macam:

a.  Kesialan yang haram, seperti keyakinan orang-orang jahiliah yaitu pada hal-hal tertentu yang dianggap membawa sial,  berpengaruh pada keadaan, berpengaruh kebaikan dan keburukan, sehingga menghalangi mereka dari keinginan dan tekad mereka. Imam Nawawi  berkata tatkala menjelaskan segi kesyirikan thiyaroh: “Sebab mereka berkeyakinan benda tersebut berpengaruh untuk maju mundurnya suatu keinginan.”[Syarh Muslim 14/471] (misalnya meyakini angka sial, hari sial dll)

b. Kesialan yang dibenarkan yakni kesialan telah yang ditetapkan dalam hadits. Kesialan yg dimaksud dalam hadits adalah apa apa yang membuat hati seorang benci, tidak suka pada hal-hal tertentu setelah terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan padanya. Maksudnya,
   
1. Kesialan ini tidak muncul kecuali setelah terjadinya kemadhorotan yang berulang-ulang. Seandainya seorang merasa terkena madhorot dari sesuatu, maka boleh baginya untuk meninggalkannya.
   
2. Kesialan ini muncul karena adanya sifat yang tercela (dari apa yg dianggap sial tsb), berbeda dengan kesialan terlarang (keyakinan jahiliyah) yang biasanya muncul karena sebab yang tidak jelas, seperti membatalkan rencana bepergian gara-gara melihat seekor burung.

3. Dampak dari kesialan ini adalah meninggalkan, dengan tetap berkeyakinan bahwa hanya Alloh saja yang menciptakan dan mengatur kebaikan dan keburukan. Kesialannya bukan karena zat benda tersebut memiliki pengaruh, melainkan karena apa yang Alloh takdirkan pada benda tersebut berupa kebaikan dan kejelekan. Hal ini diperkuat oleh hadits dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu bahwa ada seorang berkata kepada Nabi shallalllahu ‘alaihi wa sallam: _“Wahai Rosululloh, dahulu kami berada di rumah dan jumlah kami serta harta kami banyak, tatkala kami pindah rumah lain, jumlah kami dan harta kami menjadi sedikit.”_ Lalu Nabi shallalllahu ‘alaihi wa sallam bersabda: _“Tinggalkan rumah tersebut.”_[HR. Abu Dawud: 3917, al-Bukhori dalam Adabul Mufrod: 918 dan dihasankan al-Albani dalam Shohih Sunan Abu Dawud 2/743.]

-----------
Penjelasan lebih lengkap ttg hadits ini bisa di lihat di www.abiubaidah.com
-----------

Nah, apa kaitan hadits diatas dengan masalah yang sedang kita hadapi?

Dalam kasus ruqyah kita temui kondisi seperti ini :

a. Kita mengalami sakit dan banyak masalah setelah pindah ke rmh baru.

b. Sakit yang kita alami lebih sering kambuh saat ada di rumah, saat diluar rumah sehat dan lebih baik

c. saat ruqyah ke tempat peruqyah tidak terlalu signifikan hasilnya

d. setelah pindah di rmh baru mulai muncul perubahan sifat dan perilaku, semangat ibadah menurun, konflik dalam keluarga, sering gelisah ketika tidur, sering melihat penampakan, sakit bergiliran dll.

Jika hal-hal diatas terjadi dalam diri dan keluarga kita maka :

a. ruqyahlah rumahnya.

b. lakukan ruqyah bersama keluarga di rumah, jangan ke klinik ruqyah (mintalah peruqyah ke rumah utk ruqyah brsama)

c. hidupkan sunnah-sunnah di rumah, spt sholat sunnah, tilawah. dll

d. isi kegiatan di rumah dg kegiatan syiar dan da'wah.

e. hindari konflik dalam keluarga, dan membiasakan diri bersikap lebih lembut, dan meminta maaf.


Semoga bermanfaat.

Baarakallohu fiikum
tanda tanda rumah kena gangguan jin
M. Nadhif Khalyani

Kisah nyata | pengalamanku Menolak gendam

Sulit sekali dinalar dengan logika bahwa seorang yang berpendidikan tinggi masih saja bisa terkena gendam lalu engan mudahnya mengikuti apa perintah dari pelaku gendam tersebut. Aneh saja bagiku, seorang yang lulusan dari ITB begitu mudahnya terkena pengaruh gendam. Salah satu korbannya adalah pamanku sendiri.

Apa sebenarnya gendam itu dan bagaimana cara menangkalnya?. Itulah pertanyaan yang membuat aku merasa harus bisa menemukan jawabannya. 

Dari beberapa refferensi buku yang aku baca, aku menemukan keterangan bahwa gendam itu merupakan jenis hipnotis negeatif. Dan orang yang rentan terpengaruh adalah orang-orang yang kurang waspada dan sedang banyak pikiran. Makanya pelaku gendam biasanya bekerja dalam angkutan umum, karena biasanya akan ada penumpang yang sedang lelah, banyak pikiran, dan lain sebagainya. Sehingga akan mudah dipengaruhi dengan hipnotis negatif alias gendam ini.

Atau Pelaku ini beraksi di pusat perbelanjaan karena di sana juga banyak orang yang tidak sedang dalam kondisi siaga karena lelah berbelanja, marah karena gagal membeli barang atau malah sedang bingung memilih-milih apa yang akan dibeli.

Cara pelaku melancarkan aksi gendamnya adalah dengan menyentuh bahagian tubuh korbannya lalu berbicara seolah-olah sudah kenal dan berusaha sok akrab namun ada juga yang memasang wajah memelas dan mengatakan kalau dia (pelaku) sedang terkena masalah dan butuh bantuan. Bagian tubuh yang paling sering disentuh adalah bahu yaitu dengan cara ditepuk. Dengan tepukan yang tiba-tiba itu akan membuat kita terkejut dan hilang kesadaran namun disaat itu pula pelaku melancarkan hipnotisnya.

Oleh karena itulah gendam ini tidak akan bekerja pada orang yang waspada ataupun orang yang senantiasa ceria karena kedua tipe orang ini kesadarannya terus terjaga.

Berikut ini aku ceritakan beberapa pengalamanku berhadapan dengan pelaku gendam yang ingin menghipnotisku :

Pertama saat berada di Bogor ketika sedang memarkirkan mobil, ada tiga orang yang menepuk tangan sebagai kode untuk memanggilku. Aku yang sudah hapal dengan modus operandi mereka tentu saja sudah hapal dengan kondisi seperti itu. Dan benar saja, aku ditawarkan sebuah jam tangan rolex oleh orang itu. Sontak aku langsung menepuk pundak orang yang menawariku jam rolex itu sembari berkata " waw.. ini dia jam yang kau cari selama ini" sambil mengeluarkan uang seribu rupiah. Apa yang terjadi setelahnya? Ketiga orang itu mendadak menjadi pucat dan langsung kabur meninggalkan aku.

Kedua saat berada di sarinah dan sedang memilih baju batik untuk saya beli. Tiba-tiba ada tiga orang datang dan salah satunya menepuk  pundakku dan menawarkan jam tangan rolex. Segera aku rangkul dia yang menepukku tadi. Dan apa yang terjadi? ketiga orang itu pucat dan langsung lari meninggalkan aku. Lucunya lagi saat turun ke lantai satu, aku kembali bertemu dengan mereka yang sedang mancari mangsa. Setelah ku berikan senyum manis, mereka pun kembali kabur meningalkanku.

Ketiga saat aku berada di gramedia Mall Bekasi. Saat sedang meliha-lihat buku. Kali ini aku lengah, benar-benar lengah. Tiba-tiba ada orang yang menepuk pundakku, aku kaget. Namun karena aku adalah seorang RW yang biasa bergaul dengan warga dan kebiasaanku adalah merangkul warga saat bertemu dijalan dan menanya kan kabar mereka. Jadi reflek orang yang menepukku tadi langsung aku rangkul dan aku bertanya "apa kabar pak?". Tau apa yang  terjadi? orang tadi mendadak pucat dan bola matanya terbalik menjadi putih lalu pingsan seketika.

Nah jadi buat pembaca semuanya, jangan mudah kehilangan kesadaran saat berada dikeramaian ya. Jangan hilang fokus karena gendam atau hipnotis negatif ini bekerja dalam waktu dua sampai lima menit. Jadi dalam kurun waktu itu kalau korban gagal dikondisikan, maka itu artinya gendam yang dilancarkan gagal total. Demikian kisah saya ini semoga membawa manfaat buat parap embaca seluruhnya.
cara menolak gendam
Sumber : Pengalaman Pribadi

Cara Menangkal Sihir dalam Islam

Tata Cara Menangkal Dan Menanggulangi Sihir


Allah telah mensyari’atkan kepada hamba-hambaNya supaya mereka menjauhkan diri dari kejahatan sihir sebelum terjadi pada diri mereka. Allah juga menjelaskan tentang bagaimana cara pengobatan sihir bila telah terjadi. Ini merupakan rahmat dan kasih sayang Allah, kebaikan dan kesempurnaan nikmatNya kepada mereka.

Berikut ini beberapa penjelasan tentang usaha menjaga diri dari bahaya sihir sebelum terjadi, begitu pula usaha dan cara pengobatannya bila terkena sihir, yakni cara-cara yang dibolehkan menurut hukum syara’:

Pertama: Tindakan preventif, yakni usaha menjauhkan diri dari bahaya sihir sebelum terjadi. Cara yang paling penting dan bermanfaat ialah penjagaan dengan melakukan dzikir yang disyari’atkan, membaca do’a dan ta’awwudz sesuai dengan tuntunan Rasulullah ‘Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, di antaranya seperti di bawah ini:

A. Membaca ayat Kursi setiap selesai shalat lima waktu, sesudah membaca wirid yang disyari’atkan setelah salam, atau dibaca ketika akan tidur. Karena ayat Kursi termasuk ayat yang paling besar nilainya di dalam Al-Qur’an. Rasulullah ‘Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam salah satu hadits shahihnya :

“Barangsiapa membaca ayat Kursi pada malam hari, Allah senantiasa menjaganya dan syetan tidak mendekatinya sampai Shubuh.”

Ayat Kursi terdapat dalam surat Al-Baqarah ayat 255 yang bunyinya :

“Allah tidak ada Tuhan selain Dia, Yang hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhlukNya), tidak mengantuk dan tidak tidur, kepunyaanNya apa yang ada di langit dan apa yang di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izinNya? Allah mengetahui apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendakiNya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

B. Membaca surat Al-Ikhlas, surat Al-Falaq, dan surat An-Naas pada setiap selesai shalat lima waktu, dan membaca ketiga surat tersebut sebanyak tiga kali pada pagi hari sesudah shalat Shubuh, dan menjelang malam sesudah shalat Maghrib, sesuai dengan hadits riwayat Abu Dawud, At-Tirmidzi dan An-Nasa’i.

C. Membaca dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah yaitu ayat 285-286 pada permulaan malam, sebagaimana sabda Rasulullah :

“Barangsiapa membaca dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah pada malam hari, maka cukuplah baginya.”

Adapun bacaan ayat tersebut adalah sebagai berikut:

“Rasul telah beriman kepada Al-Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat, kitab-kitab dan rasul-rasulNya. (Mereka mengatakan), ‘Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang (dengan yang lain) dari rasul-rasulNya’. (Mereka berdo’a): ‘Ampunilah kami, ya Tuhan kami, dan kepada Engkaulah tempat kembali.”

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya, ia mendapat pahala (dari kewajiban) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo’a), ‘Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau bersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya, beri maaflah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap orang-orang yang kafir.”

D. Banyak berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna.

Hendaklah dibaca pada malam hari dan siang hari ketika berada di suatu tempat, ketika masuk ke dalam suatu bangunan, ketika berada di tengah padang pasir, di udara atau di laut. Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

“Barangsiapa singgah di suatu tempat dan dia mengucapkan: ‘A’uudzu bi kalimaatillahi attaammaati min syarri maa khalaq’ (aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk ciptaanNya), maka tidak ada sesuatu pun yang membahayakannya sampai ia pergi dari tempat itu.”

E. Membaca do’a di bawah ini masing-masing tiga kali pada pagi hari dan menjelang malam :

“Dengan nama Allah, yang bersama namaNya, tidak ada sesuatu pun yang membahayakan, baik di bumi maupun di langit dan Dia Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.” (HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi)

Bacaan-bacaan dzikir dan ta’awwudz ini merupakan sebab-sebab yang besar untuk memperoleh keselamatan dan untuk menjauhkan diri dari kejahatan sihir atau kejahatan lainnya. Yaitu bagi mereka yang selalu mengamalkannya secara benar disertai keyakinan yang penuh kepada Allah, bertumpu dan pasrah kepadaNya dengan lapang dada dan hati yang khusyu’.

Kedua: Bacaan-bacaan seperti ini juga merupakan senjata ampuh untuk menghilangkan sihir yang sedang menimpa seseorang, dibaca dengan hati yang khusyu’, tunduk dan merendahkan diri, seraya memohon kepada Allah agar dihilangkan bahaya dan malapetaka yang dihadapi. Do’a-do’a berdasarkan riwayat yang kuat dari Rasulullah untuk menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh sihir dan lain sebagainya adalah sebagai berikut:

1. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam me-ruqyah (mengobati dengan membaca ayat-ayat Al-Qur’an atau do’a-do’a) sahabat-sahabatnya dengan bacaan :

Artinya: “Ya Allah, Tuhan segenap manusia….! Hilangkanlah sakit dan sembuhkanlah, Engkau Maha Penyembuh, tidak ada penyembuhan melainkan penyembuhan dariMu, penyembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.” (HR. Al-Bukhari).

2. Do’a yang dibaca Jibril , ketika meruqyah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Dengan nama Allah, aku meruqyahmu dari segala yang menyakitkanmu, dan dari kejahatan setiap diri atau dari pandangan mata yang penuh kedengkian, semoga Allah menyembuhkanmu, dengan nama Allah aku meruqyahmu.” Bacaan ini hendaknya diulang tiga kali.

3. Pengobatan sihir cara lainnya, terutama bagi laki-laki yang tidak dapat berjimak dengan istrinya karena terkena sihir. Yaitu, ambillah tujuh lembar daun bidara yang masih hijau, ditumbuk atau digerus dengan batu atau alat tumbuk lainnya, sesudah itu dimasukkan ke dalam bejana secukupnya untuk mandi; bacakan ayat Kursi pada bejana tersebut; bacakan pula surat Al-Kafirun, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Naas, dan ayat-ayat sihir dalam surat Al-A’raf ayat 117-119, surat Yunus ayat 79-82 dan surat Thaha ayat 65-69.

Surat Al-A’raf ayat 117-119 yang bunyinya:

“Dan Kami wahyukan kepada Musa: ‘Lemparkanlah tongkatmu!’ Maka sekonyong-konyong tongkat itu menelan apa yang mereka sulapkan. Karena itu, nyatalah yang benar dan batallah yang selalu mereka kerjakan. Maka mereka orang-orang yang hina.”

Surat Yunus ayat 79-82:

“Fir’aun berkata (kepada pemuka kaumnya): ‘Datangkanlah kepadaku semua ahli sihir yang pandai’. Maka tatkala ahli-ahli sihir itu datang, Musa berkata kepada mereka: ‘Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan’. Maka setelah mereka lemparkan, Musa berkata: ‘Apa yang kamu lakukan itu, itulah sihir, sesungguhnya Allah akan menampakkan ketidakbenaran mereka. Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus berlangsung pekerjaan orang-orang yang membuat kerusakan. Dan Allah akan mengokohkan yang benar dengan ketetapanNya, walaupun orang-orang yang berbuat dosa tidak menyukai(nya).“

Surat Thaha ayat 65-69 yang bunyinya :

“Mereka bertanya,’Hai Musa (pilihlah), apakah kamu yang melemparkan (dahulu) atau kamilah yang mula-mula melemparkan?’ Musa menjawab,’Silahkan kamu sekalian melemparkan’. Maka tiba-tiba tali-tali dan tongkat-tongkat mereka, terbayang oleh Musa seakan-akan ia merayap cepat lantaran sihir mereka. Maka Musa merasa takut dalam hatinya. Kami berfirman: ‘Janganlah kamu takut, sesungguhnya kamulah yang paling unggul (menang). Dan lemparkanlah apa yang ada di tangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka perbuat, sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu adalah tipu daya tukang sihir (belaka). Dan tidak akan menang tukang sihir itu dari mana saja ia datang.”

Setelah selesai membaca ayat-ayat tersebut di atas hendaklah diminum sedikit airnya dan sisanya dipakai untuk mandi.)

Dengan cara ini mudah-mudahan Allah Subhanahu wa Ta’ala menghilangkan penyakit yang sedang dideritanya.

4. Cara pengobatan lainnya, sebagai cara yang paling bermanfaat ialah berupaya mengerahkan tenaga dan daya untuk mengetahui di mana tempat sihir terjadi, di atas gunung atau di tempat manapun ia berada, dan bila sudah diketahui tempatnya, diambil dan dimusnahkan sehingga lenyaplah sihir tersebut.

Inilah beberapa penjelasan tentang perkara-perkara yang dapat menjaga diri dari sihir dan usaha pengobatan atau cara penyembuhannya, dan hanya kepada Allah kita memohon pertolongan.

Adapun pengobatan dengan cara-cara yang dilakukan oleh tukang-tukang sihir, yaitu dengan mendekatkan diri kepada jin disertai dengan penyembelihan hewan, atau cara-cara mendekatkan diri lainnya, maka semua ini tidak dibenarkan karena termasuk perbuatan syirik paling besar yang wajib dihindari.

Demikian pula pengobatan dengan cara bertanya kepada dukun,’arraaf (tukang ramal) dan menggunakan petunjuk sesuai dengan apa yang mereka katakan. Semua ini tidak dibenarkan dalam Islam, karena dukun-dukun tersebut tidak beriman kepada Allah; mereka adalah pendusta dan pembohong yang mengaku mengetahui hal-hal ghaib, dan kemudian menipu manusia.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memperingatkan orang-orang yang mendatangi mereka, menanyakan dan membenarkan apa yang mereka katakan, sebagaimana telah dijelaskan hukum-hukumnya di awal tulisan ini.

Kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala kita memohon, agar seluruh kaum muslimin dilimpahkan kesejahteraan dan keselamatan dari segala kejahatan, dan semoga Allah melindungi mereka, agama mereka, dan menganugerahkan kepada mereka pemahaman dan agamaNya, serta memelihara mereka dari segala sesuatu yang menyalahi syari’atNya.

(Dikutip dari tulisan Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, dikirim : oleh al Akh Hari Nasution. Diterbitkan oleh Depar-temen Urusan KeIslaman, Wakaf, Dakwah Dan Bimbingan Islam, Saudi Arabia)
cara menangkal sihir dalam islam
Dikutip dari Salafy.or.id offline Penulis: Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Judul: Hukum tentang Sihir dan Perdukunan/Paranormal

Kisah seorang ustadz yang akan dijadikan tumbal pesugihan

Kisah ini diceritakan oleh seorang ustadz besar asal indonesia yang mengisahkan Ayah beliau yang hendak dijadikan tumbal pesugihan usaha seorang bos pemilik perkebunan. Kisahnya sangat inspiratif dan memotivasi. Baiklah langsung saja kita masuk kepada kisah nyata ini.

Berawal dari sebuah panggilan kerja yang diterima oleh Beliau (Ayah sang Ustadz) di sebuah perkebunan di suatu daerah di indonesia. Prosesnya sangat singkat sekali dan tau-tau Pak Abu Zul (sebut saja namanya begitu) sudah mendapatkan pekerjaan di perkebunan itu. Diberikan rumah tinggal dan segala kebutuhannya dicukupi. Semua itu masih diluar gaji tiap bulan yang akan didapatkan. Sementara pekerjaan apa yang harus dilakukan masih belum di jelaskan, intinya tinggal dulu di rumah itu baru nanti pekerjaan apa yang harus dilakukan akan diberitahukan. Secara logika manusia, itulah pekerjaan yang paling diminati oleh setiap orang. Gaji utuh, fasilitas lengkap, rumah tinggal nyaman. Si Bos hanya berpesan kalau suatu saat nanti (si Bos mengatakan kapan waktunya tamu itu akan datang)  ada yang mengetuk pintu rumah itu malam-malam tolong pintunya dibuka, itu saja pesan si bos.

Seiring berjalannya waktu Pak Abu Zul merasakan juga "ketidak-enakan hati" kepada para pekerja kebun lainnya. Beliau khawatir apa yang diterimanya akan menimbulkan perasaan iri di hati para pekerja lainnya. Maka Beliaupun membangun hubungan yang baik dengan para pekerja lainnya. Beliau bergaul dan berbagi rezeki kepada mereka.

Sampai disuatu kesempatan Beliau bertemu dengan seorang pekerja kebun yang berasal dari kampung yang sama dengannya. Mereka bercerita tentang kampung mereka dengan sangat akrab seperti sudah kenal sejak lama. Akrab sekali suasananya. Tiba-tiba pekerja itu berbicara dengan suara lirih, seolah-olah tidak ingin didengar oleh pekerja lainnya.

"Maaf pak, sebenernya bapak itu disuruh tinggal dirumah itu untuk dijadikan tumbal pesugihan si bos" dia membuka percakapan dengan nada serius. "Sebab tiap tahun ada saja orang yang disuruh tinggal dirumah itu, lalu beberapa waktu kemudian ditemukan sudah tidak bernyawa seisi rumah itu" dia menambahkan lagi. Pak Abu Zul mengucapakan terimakasih atas infonya.

Tibalah malam dimana waktu yang dikatakan si bos agar membukakan pintu jika ada yang mengetuk. Pak Abu Zul yang memang merupakan Ustad di desanya sudah mempersiapkan diri sejak selesai sholat magrib. Beliau membaca Alquran selepas magrib, lalu dilanjutkan setelah sholat isya. 

Beliau terus saja membaca alquran itu sampai waktu menunjukkan pukul 23.00 lebih. Tak lama kemudian terdengar ada suara dari luar "permisi" lalu disusul suara ketukan di pintu beberapa kali. Tak menghiraukan suara itu, Beliaupun terus melanjutkan bacaan alqurannya. Tak lama terdengar lagi suara "permisi" lalu disusul suara ketukan di pintu beberapa kali.

Beliau tidak menghiraukan dan malah membaca alquran dengan suara yang lebih keras. Suara itu hilang, tapi kemudian berganti suara erangan dan dobrakan di pintu. Sepertinya makhluk itu marah dan mencoba memaksa masuk ke dalam rumah itu. Pintu itu didobrak-dobrak dari luar dengan sangat kasar. Terus seoerti itu selama beberapa waktu dan Beliau tetap tenang dan terus membaca Alquran dengan suara yang dikeraskan juga.

Selang berapa lama, suara dobrakan itu hilang lalu berganti dengan suara jeritan seperti suara sedang kesakitan. Suaranya melengkin keras dan hilang perlahan-lahan. Sepertinya makhluk itu pergi meninggalkan rumah itu.

Suasana rumah itu kembali tenang seperti sebelumnya dan beliaupun melantukan syukur kepada Allah karena telah melindunginya dari makhluk itu. Pak Abu Zul pun istirahat dengan nyaman seperti malam-malam sebelumnya.

Keesokan paginya si Bos datang dengan marah-marah dan mengancam akan melaporkan Pak Abu Zul kepolisi karena malam itu anaknya tewas mendadak. Pak Abu Zul membalasnya dengan nada keras " Justru saya yang akan melaporkan anda karena praktik pesugihan anda ini telah memakan banyak korban jiwa sebelum-sebelumnya".

Seolah kalah, si Bos pergi tanpa mengucapkan sepatah katapun. Dan tahulah ternyata makhluk yang gagal menjadikan Pak Abu Zul itu menjadi tumbalnya malah beralih menjadikan anak si bos sebagai tumbalnya. Itulah resiko menggunakan pesugihan dalam bisnis, siapapun bisa menjadi tumbalnya. Di dunia dia celaka dan di akhirat nanti dia akan menjadi penghuni neraka selamanya karena praktik syirik yang telah dilakukannya dengan bersekutu pada Jin. 
kisah tumbal pesugihan yang selamat
Sumber : Pengalaman Pribadi

Warung Bakso dengan pesugihan Siluman kera (dugaan)

Benar atau tidaknya memang aku sendiri tidak pernah melihat langsung. Tapi warga di sini ada yang melihat sosok penampakan siluman kera itu saat berada di warung itu. Cerita yang beredar di sekitaran warung bakso itu juga gak jauh berbeda dengan yang ada di sini. Oya lupa menerangkan bahwa rumah tinggal yang punya warung bakso itu berbeda lokasi.
Tiba-tiba saja memang langsung menjadi booming warung bakso yang baru dibuka itu. Rasa penasaran penduduk setempat membuat mereka langsung mendatangi warung itu dan memesan bakso nya. Termasuk aku juga ikut menumpahkan rasa penasaranku di sana. Seperti apa sih enaknya bakso yang sedang digembar-gemborkan itu.

Kesan pertamaku makan di warung bakso itu sih agak gimana ya.. suasananya pengap, sesak, kotor lantainya dan pencahayaanya remang menurutku. Tapi aku punya pemikiran sendiri tentang suasananya yang pengap, sesak dan lantai yang kotor itu,  namanya juga warung ramai pasti sesak, pengap dan lantainya kotor, wajarlah. Cuma yang agak aneh menurutku adalah pola pelayanannya. 

Kami saat itu ramai datang kesana ada sekitar 7 orang dan ketika kami sampai di sana ternyata bukan hanya ada bakso disana tapi menu lainnya juga ada seperti mie ayam, dan lain sebagainya.  Kami bertujuh memesan menu yang berbeda-beda termasuk minumannya juga. Dan anehnya di mana? si pelayan maksa mengingat segala pesanan kami tanpa mencatatnya. Alhasil si pelayan naik turun dari lantai dua ke lantai satu hanya untuk memastikan lagi pesanan kami agar tidak salah. Kami memang memilih duduk di lantai dua karena di lantai satu memang sudah penuh orang.

Naik turun beberapa kali untuk memastikan pesanan kami. Bahkan ada teman yang jengkel dan mengomel kenapa tidak dicatat saja supaya lebih akurat apa saja pesanan kami. Saat pesanan datang, dugaanku benar, ada yang salah menu. wajarrrrr namanya juga maksaaa.... 

Mengenai rasanya sih menurutku biasa saja seperti bakso lainnya. Malahan aku sendiri gak betah berlama-lama di sana. ada perasaan tidak nyaman dengan suasananya. Ntahlah sulit untuk dijelaskan, hanya perasaan tidak nyaman saja dan ingin cepat-cepat keluar dari sana.

Berbeda degnan pengalaman anak temanku yang saat temanku bersama anaknya beli bakso di sana dan hendak dibawa pulang, tiba-tiba si anak itu berkata " ih ada monyet.. ih ada monyet.." sambil menunjuk ke dalam warung bakso itu. Katanya bahwa anak temanku itu punya semacam "indra ke enam" sehingga bisa melihat makhluk tak kasat mata.

Isu yang beredar di sekitar warung itu juga senada dengan yang beredar di daerahku. Bahwa pemilik warung itu menggunakan pesugihan. Ntahlah aku tidak berani menuduh takut jadi fitnah. Aku hanya ingin berbagi kisah saja. Dan kala boleh memberi nasihat, setiap masuk ke rumah makan bacalah ta'awudz dan lebih bagus lagi sempatkan baca ayat kursi. Lalu sebelum makan bacalah basmallah.
warung bakso pesugihan siluman kera
Sumber : Pengalaman Pribadi

Korban Pelet Buluh Perindu

Kisah berikut ini diceritakan oleh seorang praktisi ruqyah saat melakukan teraphy ruqyah kepada seorang ibu rumah tangga yang mengalami kejadian aneh selama sembilan tahun pernikahannya. Dikeluhkan oleh ibu tersebut bahwa dirinya selalu terbayang mantan pacarnya sewaktu SMA dahulu. Si Ibu terus saja terbayang wajah mantan pacarnya itu, tiap malam bayangan mantan pacarnya itu selalu ada di dalam mimpinya. Si Ibu sadar bahwa ada yang tidak beres dengan dirinya. Karena hal itulah ia memanggil praktisi ruqyah untuk membatu menyelesaikan persoalan yang tengah dihadapinyaa tersebut.

Sesampainya di rumah si Ibu pun mulai diruqyah. Pada lima belas menit pertama langsung bereaksi, rasa panas, dingin, kedutan di mata dan seperti ada yang tengah menjalar ditubuh si Ibu tadi. Proses ruqyah pun dilanjutkan hingga samapai pada suatu titik dimana jin yang berada di dalam tubuh si Ibu beraksi. Jin itu mulai tertawa-tawa dan kemudian menangis. 

Anehnya waktu peruqyah mencoba menggali informasi dari jin tersebut, tiba-tiba saja mulut si Ibu terkatup dengan gigi atas bawah beradu rapat seolah jin itu menutup diri agar informasinya tidak diketahui oleh peruqyah itu. Beberapa ayat dibacakan untuk membuat mulut si Ibu terbuka, namun hanya dalam hitungan detik saja terbuka lalu mulut si Ibu kembali tertutup rapat. 
Dakwah dan pemahaman Islam disampaikan kepada jin tersebut agar mau keluar dengan cara baik-baik dan memeluk agama islam serta bertaubat dan pergi dari lingkungan dukun yang mengirimnya. Namnun sayang jin itu lebih memilih bertahan dan tidak mengindahkan tawaran peruqyah tadi. Akhirnya dengan pertimbangan keselamatan si Ibu tadi, maka jin tersebut dibunuh dengan cara disembelih lehernya hingga putus. Jeritan dan tangisan jin itu pun terdengar pilu, tapi apalah daya itu adalah pilihannya karena telah mengganggu manusia. Seandainya jin itu mau bertaubat dan keluar dengan cara baik-baik maka hal seperti itu tidaklah perlu terjadi.

Tak lama setelah jin itu mati, secara tiba-tiba saja muncul buluh perindu dan bulu elang putih yang memang merupakan media untuk melakukan pelet kepada korbannya.
korban pelet buluh perindu
Sumber : pengalaman pribadi

Apa itu Phasmofobia?

Bro n sis pernah mendengar kata phasmofobia belom? kalo kata "fobia"nya pasti udah pada taulah yaitu rasa takut yang berlebihan. Nah kali ini nih ada kata "phasmo"nya yang berarti makhluk astral/tak kasat mata/ghoib/hantu dan sejenisnya. Jadi singkatnya phasmofobia itu adalah rasa takut yang berlebihan terhadap hantu. 
Agak lucu sih ya kedengerannya, "rasa takut yang berlebihan terhadap hantu". Emang bisa ya takutnya sedikit aja? wkwkwk.. bukan begitu maksudnya bro n sis semua. Penjelasan tentang phasmofobia ini lebih kepada takut yang lebih menghantui. nah lho.. apalagi ini??

Gini aja deh.. bro n sis pernah denger cerita hantu kan, kalo ceritanya siang bolong di mall apa kira-kira bro n sis jadi takut? nggak kan.. Nah kalo orang yang terkena phasmofobia ini, denger kata "hantu" aja udah takutnya bukan maen. Trus kalo ngeliat bayangan apa gitu malem-malem jadi ketakutan, trus klo denger suara dikolong ranjang langsung kepikiran ada hantu dibawah tempat tidur. Pokoknya sedikit-sedikit dikaitkan dengan hantu. 

Penyebab Phasmofobia

Kasihan orang yang mengidap phasmofobia ini karena perkembangan otak dan kepribadiannya juga akan ikut terganggu. Untuk itulah kita perlu memahami apakah sebenarnya yang menjadi sebab phasmofobia ini. Hal yang paling utama dan memiliki pengaruh besar tehadap phasmofobia ini adalah lingkungan. Lingkungan yang memperlakukan seseorang menjadi phasmofobia. Pernah dengar kalimat ini atau yang sejenis dengan ini " jangan nangis nanti ada hantu" biasanya dipakai untuk mendiamkan anak kecil yang sedang menangis. Percayalah perlakuan yang sedikit-sedikit mengaitkan dengan hantu akan membuat phasmofobia lambat tapi pasti akan terpola pada seseorang. Oleh karena itulah stop "mengancam" anak kecil dengan hantu. Kesian hantu kena fitnah :)

Bagaimana cara mengatasi phasmofobia?

Yang pertama sekali harus dilakukan adalah memberikan pemahaman Agama yang baik. Pahamkan bahwa kita hidup harus mengikut pada aturan Allah yang menciptakan kita dan segala sesuatunya. Jika kita mengikuti aturan Allah maka Allah akan menjaga kita dari segala bentuk kejahatan apalagi dari makhluk astral aka hantu. So simple.. 
Susah memang kalau phasmofobia ini terlanjur di-idap seseorang, sedikit-sedikit hantu, sedikit-sedikti hantu, hantu kok sedikit-sedikit.. wkwkwk... :)
sekedar misteri
Sumber : Pengalaman Pribadi

Jangan Sembarangan Terima Pemberian Orang (1)

sekedarmisteri.blogspot.com | Cerita seram dari jogja - Laras.. yah sebut saja namaku begitu dan kali ini aku akan berbagi cerita pengalaman pribadiku saat mengunjungi kakakku yang baru saja melahirkan di jogja. Cukup seram juga sih dan bisa jadi pembelajaran buat kita semua untuk tidak sembarangan menerima pemberian dari orang lain.

Daripada aku buang-buang uang di luar negeri, lebih bagus aku habiskan cuti ku dijogja sembari mengunjungi Ibu dan kakakku yang baru saja melahirkan anak pertamanya. Sesampainya di sana aku bertemu dengan Ibu dan Kakakku serta bayi mungil bernama Rara yang masih berumur lima hari. Rara begitu lucu dan menggemaskan banyak orang termasuk aku. Banyak orang? ya, karena saat itu rumah Ibuku penuh dengan orang yang datang menjenguk dan memberikan banyak hadiah. Senang sekali melihat keakraban yang terbangun di masyarakat jogja itu.

Bukan hanya manusia, tapi juga makhluk tak kasat mata ikut berkunjung kerumah Ibuku. Terlihat olehku tante berwajah pucat, berambut panjang dan berpakaian putih datang dan melihat rara sambil tersenyum. Rara pun seolah bereaksi dengan suara bayinya, seolah mereka sedang ngobrol. Mungkin inilah bukti bahwa bayi memang bisa melihat makhluk tak kasat mata. Melihat mereka seperti itu, aku langsung mengambil rara dan menggendongnya. Tante pucat itu lalu tersenyum padaku dan lalu ia menghilang.  Selain itu ada juga om penunggu pohon asem dekat rumah ibuku datang berkunjung. Tapi karena badannya yang tinggi dan besar sehingga rumah ibuku terasa tak muat untuknya, si om hanya sebentar saja melihat lalu pergi lagi.

Semuanya berjalan normal dan terasa indah dengan datangnya penghuni rumah baru di kediaman ibuku yaitu rara. Tapi perasaaan bahagi itu hanya sebentar saja karena beberapa malam kemudian terjadi sesuatu yang mengerihkan di rumah ibuku. Secara tiba-tiba saja Rara menangis sejadi-jadinya tanpa sebab. Kakakku dan ibuku gagal menenangkan rara. Ntah apa yang terjadi kenapa rara seolah tidak mau dibujuk untuk diam. Semua cara sudah dilakukan tapi gagal menenangkan Rara. kakakku sampai menangis karena tidak tahu harus berbuat apalagi.

Rara terus menangis hingga waktu subuh tiba. Kami sholat subuh bergantian karena harus menjaga rara. Tibalah saat itu giliranku menjaga rara. Sama seperti sebelumnya, rara menangis meronta-ronta. Tangan dan kakinya seolah berusaha melepaskan diri dari belenggu yang mengikatnya. Akupun ber inisiaf menggendongnya, saat berhasil kugendong rara masih berontak dan memanjati tubuhku seolah ia ingin berada ditempat yang tinggi. Leherku dicengkram dan rambutku dijambak.

Bersama dengan keberhasilanku menggendong rara, terlihat juga olehku ternyata ruangan tempat rara tidur itu penuh dengan makhluk pendek bertaring yang sangat menyeramkan. bersambung ke Jangan Sembarangan Terima Pemberian Orang (2) 
cerita hantu dari jogja
Sumber gambar : google

tujuh pesugihan di indonesia

Semakin berkembangnya suatu negara berdampak pula dengan persaingan hidup di dalamnya. Hal ini pulalah yang menyebakan sebahagian orang banyak melakukan jalan pintas dalam mencari kekayaan. Seolah tidak ingin repot dan susah-susah dalam mencari harta, sebahagian dari mereka rela mengorbankan akidah mereka demi harta dunia yang mereka idam-idamkan dengan cara pesugihan. Mungkin bagi mereka harta adalah segalanya di dunia ini, meskipun mereka mengetahui dengan pasti bahwa pesugihan yang mereka lakukan itu tentu saja akan meminta tumbal sebagai balas jasa dari harta yang mereka dapatkan dengan cara pesugihan tersebut.
pesugihan paling terkenal di indonesia
Berikut ini adalah tujuh pesugihan yang terkenal di Indonesia,

1. Pesugihan Nyi roro kidul
pesugihan ini merupakan pesugihan kelas menengah ke atas, karena harta yang ditawarkan tidak terbatas jumlahnya dan ritualnya juga tergolong tidak begitu sulit. Yaitu hanya cukup berhubungan badan saja pada malam malam tertentu. Menurut sumber yang beredar bahwa wujud asli dari nyi roro kidul itu adalah seekor ular naga bersisik emas. Konon katanya setelah ritual berhubungan badan dilakukan, maka sisik-sisik emas yang terdapat pada tubuh nyi roro kidul akan rontok dan berubah menjadi serpihan-serpihan emas. Namun kabarnya sebelum hubungan badan dilakukan, akan ada perjanjian bahwa pesugihan ini hanya berjalan selama tujuh tahun saja. Sehingga jika pesugihan ini ingin diperpanjang selama tujuh tahun kedepan, maka harus ada tumbal nyawa manusia. Setelah periode tujuh tahun kedua habis, maka si pelaku pesugihan akan menjadi tumbal dan manjadi pengikut nyi roro kidul selamanya.

2. Pesugihan monyet
Nah adalagi jenis pesugihan yang lainnya, bisa masyarakat jawa sekitar menyebutnya dengan pesugihan monyet atau pesuguhan kethek. konon katanya letak lokasi pesugihan monyet ini ada di jawa timur. Pesugihan ini berupa monyet yang akan menjadi peliharaan pelaku pesigihan tersebut. Namun dengan balasan tumbal nyawa manusia sebagai tebusannya. Dan konon katanya lagi, monyet inilah yang membantu sang pelaku pesugihan mendapatkan hartanya.

3. Pesugihan gunung kemukus
Sekilas gunung kemukus ini sama dengan kebanyakan gunung lain yang ada di indonesia ini. Selain pemandangannya yang indah, udaranya juga segar. Namun siapa sangka bahwa gunung kemukus ini merupakan spot pesugihan yang cukup populer di indonesia. Disinyalir pesugihan gunung kemukus ini memberika kekayaan yang luar biasa dan juga membawa keberuntungan. Ritual pesugihan gunung kemukus ini sangat sederhana, anah dan terdengar "asik".  Pasalnya seseorang pelaku pseugihan harus berhubungan badan denfan pasangan yang tidak resmi atau dengan kata lain harus berzinah. Kenapa begitu? karena kelak anak yang lahir dari perzinahan ini akan menjadi tumbal pesugihan. 

4. Pesugihan gunung kawi
Pesugihan gunung kawi ini dipercaya mampu mendatangkan berkah pesugihan. Ritualnya berbeda dari tiga pesugihan sebelumnya yaitu hanya cukup dengan kejatuhan ranting ataupun daun dari pohon dewandaru. Barang siapa yang kejatuhan ranting atau daun pohon itu maka dia akan mendapatkan keberuntungan. Oleh karena itulah banyak yang rela menunggu berhari-hari agar dirinya disa kejatuhan ranting atau pun daunnya. Coba kalau kejatuhan batang pohonnya, kaya nggak modar iya.. 

5. Pesugihan melalui doa siluman kura kura
Dua ekor siluman kura-kura dianggap hidup dan bertempat tinggal di salah satu desa yang ada di jawa tengah. Dua kura-kura ini merupakan perwujudan dua orang manusia laki-laki dan perempuan yang bernama kyai poleng dan nyai poleng. Masyarakat meyakini bahwa dua orang ini mampu mengabulkan permintaan orang lain agar menjadi kaya. Namun tentu saja dengan tumbal yang tidak main-main yaitu sang pelaku pesugihan akan mendapatkan bercak putih pada tubuhnya yang makin lama akan semakin melebar. Jika bercak putih sudah menyelimuti seluruh tubuh maka pelaku pesugihan itu akan mati. trus apa gunanya melakukan pesugihan kalo akhirnya mati juga?

6. Pesugihan tukar janin
Ritual pesugihan ini adalah dengan melakukan pertukaran janin. Pelaku pesugihan ini diharuskan menukarkan janin yang ada didalam rahim kepada jin, lalu jin tersebut akan memberikan kekayaan sebagai gantinya.

7. Pesugihan tuyul
Kalau pesugihan ini siapapun dan dimanapun sudah pasti mengetahuinya. Bahkan sudah banyak film yang menayangkan tentang pesugihan ini baik dengan tema horror maupun komedi. Makhluyk bernama tuyul ini diwudkan sebagai makhluk kecil berkepala gundul dan memiliki suara seperti anak ayam. Kerjanya adalah mencuri uang orang lain untuk kemudian diberikan kepada pelaku pesugihan tuyul tersebut. Bayarannya adalah sang istri atau siapapun yanbg ada di dalam keluarga pelaku pesugihan harus mau menyusui si tuyul ini seperti anaknya sendiri. menurut beberapa sumber menyebutkan bahwa bukan air susu yang diminum oleh tuyul ini melainkan darahnya.

Demikianlah tujuh pesugihan terkenal yang ada di indonesia ini, semoga memberikan pencerahan pada kita bahwa pesugihan dengan segala bentuknya tidak membawa manfaat sama sekali pada manusia melainkan hanya kerugian yang besar. Kenikmatan semu yang sejatinya adalah kesengsaraan abadi yang bakal ditanggung oleh pelakunya. Ingatlah bahwa pesugihan apapun betuknya adalah merupakan paraktik syirik yang menyebabkan pelakunaya akan masuk kedalam neraka jahannam selama-lamanya ketika dia tidak sempat bertaubat.